Rabu, 09 Agustus 2017


                                             SDN Kebayoran Lama Selatan 11 Pagi
                                     memanfaatkan limbah kertas menjadi layang - layang



  
LIMBAH  B3
(BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN)

PENGERTIAN  LIMBAH
Limbah adalah bahan sisa yang dihasilkan dari suatu kegiatan dan proses produksi, baik pada skala rumah tangga, industri, pertambangan, dan sebagainya. Bentuk limbah tersebut dapat berupa gas dan debu, cair atau padat. Di antara berbagai jenislimbah ini ada yang bersifat beracun atau berbahaya dan dikenal sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3).Definisi limbah B3 berdasarkan BAPEDAL (1995) ialah setiap bahan sisa(limbah) suatu kegiatan proses produksi yang mengandung bahan berbahaya dan beracun(B3) karena sifat (toxicity,  flammability, reactivity, dancorrosivity) serta konsentrasi atau jumlahnya yang baik secara langsung maupun tidak langsung dapat merusak,mencemarkan lingkungan, atau membahayakan kesehatan manusia.

KARAKTERISTIK LIMBAH B3
1.Berukuran mikro
2.Dinamis
3.Berdampak luas (penyebarannya)
4.Berdampak jangka panjang (antar generasi)
Berdasarkan karakteristiknya limbah industri dapat dibagi menjadi :
1. Limbah padat
2. limbah cair 
3. limbah gas dan partikelSuatu limbah digolongkan sebagai limbah B3 bila mengandung bahan berbahaya atau beracun yang sifat dan konsentrasinya, baik langsung maupun tidak langsung, dapat merusak atau mencemarkan lingkungan hidup atau membahayakankesehatan manusia.Yang termasuk limbah B3 antara lain adalah bahan baku yang berbahaya dan beracun yang tidak digunakan lagi karena rusak, sisa kemasan, tumpahan,sisa proses, dan oli bekas kapal yang memerlukan penanganan dan pengolahan khusus.Bahan-bahan ini termasuk limbah B3 bila memiliki salah satu atau lebih karakteristik  berikut:Mudah meledak,mudah terbakar, bersifat reaktif, beracun, menyebabkan infeksi, bersifatkorosif, dan lain-lain, yang bila diuji dengan toksikologi dapat diketahui termasuk limbah B3.

Macam Limbah Beracun
Limbah mudah meledak adalah limbah yang melalui reaksi kimia dapatmenghasilkan gas dengan suhu dan tekanan tinggi yang dengan cepat dapat merusak lingkungan.*
Limbah mudah terbakar adalah limbah yang bila berdekatan dengan api, percikanapi, gesekan atau sumber nyala lain akan mudah menyala atau terbakar dan bila telahmenyala akan terus terbakar hebat dalam waktu lama.





PEMANASAN GLOBAL
(GLOBAL WARMING)

Pengertian Global Warming
Pemanasan global / Global warming adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut dan daratan. Meningkatnya temperatur global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas kejadian cuaca yang ekstrim, serta perubahan jumlah dan pola presipitasi.
Pemanasan global mengakibatkan dampak yang luas dan serius bagi lingkungan bio-geofisik (seperti pelelehan es di kutub, kenaikan muka air laut, perluasan gurun pasir, peningkatan hujan dan banjir, perubahan iklim, punahnya flora dan fauna tertentu, migrasi fauna dan hama penyakit, dsb).

Penyebab Terjadinya Global Warming
1. Efek rumah kaca
Pemanasan global (global warming) pada dasarnya merupakan fenomenapeningkatan temperatur global dari tahun ke tahun karena terjadinya efek rumah kaca (greenhouse effect) yang disebabkan oleh meningkatnya emisi gas-gas. Gas-gas ini menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang yang dipancarkan Bumi dan akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan Bumi. Gas-gas tersebut berfungsi sebagaimana kaca dalam rumah kaca. Dengan semakin meningkatnya konsentrasi gas-gas ini di atmosfer, semakin banyak panas yang terperangkap di bawahnya. Akan tetapi, akibat jumlah gas-gas tersebut telah berlebih di atmosfer, pemanasan global menjadi akibatnya.

2. Variasi matahari
Perbedaan antara mekanisme ini dengan pemanasan akibat efek rumah kaca adalah meningkatnya aktivitas Matahari akan memanaskan stratosfer sebaliknya efek rumah kaca akan mendinginkan stratosfer. Pendinginan stratosfer bagian bawah paling tidak telah diamati sejak tahun 1960, yang tidak akan terjadi bila aktivitas Matahari menjadi kontributor utama pemanasan saat ini.

Dampak Global Warming
Akibatnya, gunung-gunung es akan mencair dan daratan akan
Akan lebih sedikit es yang terapung di perairan Utara tersebut. Daerah daerah  yang sebelumnya mengalami salju ringan, mungkin tidak akan mengalaminya lagi.
Pada pegunungan di daerah subtropis, bagian yang ditutupi salju akan semakin sedikit serta akan lebih cepat mencair. Musim tanam akan lebih panjang di beberapa area. Temperatur pada musim dingin dan malam hari akan cenderung untuk meningkat.Daerah hangat akan menjadi lebih lembab karena lebih banyak air yang menguap dari lautan. Akan tetapi, uap air yang lebih banyak juga akanmembentuk awan yang lebih banyak, sehingga akan memantulkan cahaya mataharikembali ke angkasa luar, di mana hal ini akan menurunkan proses pemanasan.Kelembaban yang tinggi akan meningkatkan curah hujan, secara rata-rata, sekitar 1% untuk setiap derajat Fahrenheit pemanasan. Badai akan menjadi lebihsering. Selain itu, air akan lebih cepat menguap dari tanah.
Topan badai (hurricane) yang memperolehkekuatannya dari penguapan air, akan menjadi lebih besar. Berlawanan denganpemanasan yang terjadi, beberapa periode yang sangat dingin mungkin akan terjadi.Pola cuaca menjadi tidak terprediksi dan lebih ekstrim.
Pemanasan juga akan mencairkan banyak es di kutub, terutama sekitar Greenland,yang lebih memperbanyak volume air di laut. Perubahan tinggi muka laut akan sangat mempengaruhi kehidupan di tiap daerah.
Erosi dari tebing, pantai, dan bukit pasir akan meningkat. Rawa-rawa baru juga akanterbentuk, tetapi tidak di area perkotaan dan daerah yang sudah dibangun. Hewan dan Tumbuhan. Akan tetapi, pembangunan manusia akan menghalangi perpindahan ini.
Wabah penyakit yang biasaditemukan di daerah tropis, seperti penyakit yang diakibatkan nyamuk dan hewan pembawa penyakit lainnya, akan semakin meluas karena mereka dapat berpindah kedaerah yang sebelumnya terlalu dingin bagi mereka. Banjir dan kekeringan meningkatkan kelaparan dan kekurang gizi. 

Cara mengatasi Global Warming
 Para ilmuwan mempelajari cara-cara untuk membatasi pemanasan global. Kunci utamanya adalah: Membatasi emisi CO2 Tehnik yang efektif untuk membatasi emisi karbon ada dua yakni mengganti energi minyak dengan sumber energi lainnya yang tidak mengemisikan karbon dan yang kedua penggunaan energi minyak sehemat mungkin.
Energi alternatif yang dapat digunakan diantaranya angin, sinar matahari, energy nuklir, dan panas bumi. Kincir angin dapt merubah energi angin menjadi energi listrik. Sinar matahari juga dapat dirubah menjadi energi listrik atau sumber panas yang bias dimanfaatkan seperti pemanas air, kompor matahari, dll. Energi panas bumi bias dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik.
Emisi CO2 dapat dikurangi jika mobil-mobil bisa lebih hemat bahan bakar. Para ilmuwan dan insinyur telah bekerja untuk menciptakan mesin yang hemat bahan bakar. Penemuan-penemuan telah mengembangkan alat untuk menggantikan mesin pembakaran atau menggunakan mesin yang lebih kecil. Menyembunyikan karbon yang juga membantu mencegah karbon dioksida memasuki atmosfer atau mengambil CO2 yang ada. Menyembunyikan karbon dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dibawah tanah atau penyimpanan air tanah dan penyimpanan didalam tumbuhan hidup.
Lapisan bumi yang dapat digunakan adalah penyimpanan alami minyak dan gas bumi di tambang-tambang minyak. Dengan memompakan CO2 kedalam tempat-tempat penyimpanan minyak di perut bumi akan membantu mempermudah pengambilan minyak atau gas yang masih tersisa. Lapisan garam dan batubara yang dalam juga bisa menyembunyikan karbon dioksida.
Kombinasi karbon dari CO2 dengan hidrogen diperlukan untuk membentuk gula sederhana yang disimpan di dalam jaringan. Ekosistem dengan tumbuh-tumbuhan yang berlimpah seperti hutan atau perkebunan dapat menahan lebih banyak karbon, tetapi generasi manusia yang akan datang harus tetap menjaga ekosistem agar tetap utuh, jika tidak maka karbon yang disimpan dalam tanaman akan lepas kembali ke atmosfer.
Menjemur pakaian diluar, karena angin dan panas lebih baik dari pada menggunakan mesin dryer (pengering) yang banyak mengeluarkan emisi karbon.


sooo.... yuk kita sama - sama peduli dengan lingkungan kita agar ..bumi ini dapat bermanfaat untuk 100 tahun yang akan datang bagi generiasi kita semua......
salam adiwiyata...salam bersih...salam sehat...salam damai selalau



Kamis, 03 Agustus 2017

20170502 105936

KEGIATAN YANG MENGASYIKAN



Adiwiyata...???
hmmm ibu - ibu ini adalah bagian dari para orang tua wali murid di SDN Kebayoran Lama selatan 11 Pagi. Mereka setiap pagi memiliki kesibukan yang berbeda - beda satu dengan yang lainya. Apalagi mereka berkumpul dalam naungan satu atap yaitu Walil Murid dari SDN Kebayoran Lama Selatan 11 pagi. Mungkin ada yang kebetulan, tapi mungkin ada pula yang di sengaja berkumpul untuk menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut. Namun ketika ditanya tentang Adiwiyata, mereka awalnya semua geleng- geleng kepala, tapi ketika ada salah seorang guru yang mengatakan bahwa sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang berbasiskan pada liingkugan Hidup". baru mereka menggut- manggut seperti paham.

Salah satu cara sekolah menarik para orang tua merasakan bahwa SDN Kebayoran Lama Selatan adalah sekolah Adiwiyata, mereka diajak turut serta untuk terlibat dalam berbagai kegiatan yang ada disekolah. Salah satu kegiatan yang paling di sukai oleh para kaum ibu adalah mengolah makanan dan menyajikan dalam kemasan yang menarik.

hmmm ...apalagi pihak sekolah yaitu dari ibu Dra.Hj.Irawati MM selaku Kepala Sekolah SDN Kebayoran Lama Selatan memberikan sedikit reward kepada para orang tua yang berhasil menyajikan bentuk makanan yang menarik, dan edukasi.

Menarik karna pihak sekolah meminta kepada para orang tua murid kelas 1 sd kelas 6 yang rata- rata hadir 5sampai dengan 10 orang yang hadir mewakilik kelas mereka menyajikan makanan yang ditentukan bahan bakunya oleh sekolah. Yaitu bahan baku Singkong yang banyak dan mudah didapatakan di sekitar sekolah dan lingkugan sekitarnya.

edukasi karna tiap kelompok para ibu ini menuliskan rangkaian resep, serta proses pembuatan sedetail mungkin layaknya seorang shef yang berpengalaman. Bahkan ibu kepala sekolah langsung melihat bagai mana proses pembuatan makanan tersebut di olah dan disajikan. ( hehe sudah seperti sekolah SMK Tata boga saja ).

Adiwiyata yang melibatkan para orang tua dalam bentuk suatu kegiatan kecil dalam rangka memanfaatkan steak holder agar memiliki peran memiliki sekolah. sehingga proses pendidikan di SDN KLS 11 tidak hanya tugas para dewan guru saja dalam melakukan KBM namun juga bisa dilakukan oleh para orang tua .

hal itu terbukti dengan hadirnya para orang tua dalam kegiatan tersebut.
good job ...para guru dan orang tua yang ikut terlibat....semoga hal ini akan terus terpelihara sampai pendidikan itu berakhir.